Jumat, 29 Mei 2015

Mengenal Kelas Kamera DSLR NIKON

Pembagian Kelas dan Ciri Khas dari Kamera DSLR Nikon

Nikon menjadi merk paling konservatif dalam teknologi kamera. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan lensa lama Nikon yang masih mumpuni untuk digunakan pada kamera keluaran baru sekalipun. Nikon juga menjadi pabrikan kamera dengan penggemar terbanyak di seluruh dunia. Telah banyak kamera SLR maupun DSLR yang diproduksi Nikon.

Kamera keluaran Nikon dikenal dengan kekuatannya yang dinilai awet alias tahan banting. Dibanding pesaingnya yang lain, harga Nikon memang relatif lebih mahal. Meski demikian, harga ini dianggap sebanding dengan kekuatan body kamera yang ditawarkan Nikon yang dianggap sangat kokoh. Nyatanya, tak sedikit orang yang rela membayar mahal demi mendapat kamera Nikon ini.

Seri kamera DSLR keluaran Nikon menggunakan inisial huruf “d” yang artinya “digital”. Huruf d diletakkan di sebelum kode seri angka. Misalnya, Nikon d3000, d600, atau pun d3.

Didasarkan pada segmen pasarnya, kamera Nikon dapat pula dibagi ke menjadi tiga kelas

1. Kamera DSLR Nikon Kelas low end untuk pemula

D3200; D3100; D3000; D40
Seperti kamera kelas pemula pada umumnya, Nikon merancang kamera pada segmen ini dengan lebih sederhana. Keunggulan dari kamera Nikon dibanding kedua pesaingnya adalah pada kualitas bahan yang digunakan. Meski hanya untuk kelas pemula, kualitas bahan yang digunakan Nikon tergolong lebih kokoh. Desainnya pun dibuat lebih nyaman untuk digenggam dan tidak licin.


Hanya saja, Nikon tidak membekali body kamera low end nya dengan motor focus. Karenanya, lensa yang cocok untuk body kamera ini hanya yang berseri AF-S dengan built-in motor. Ini menjadi kelemahan dari kamera Nikon low end.

D5200; D5100; D5000; D60; D40x; D50


Pada segmen pasar kelas ini juga terdapat segmen lain untuk para pemula yang telah lebih serius menekuni fotografi sebagai hobi. Segmen kecil ini untuk menjembatani menuju ke kelas middle end. Dari segi tampilan, Nikon menawarkan mode yang lebih apik pada tingkatan ini. LCD dapat dilipat atau diputar, meski tidak pada semua seri. Teknologi yang diadopsi pun bertambah canggih. Sehingga tingkat kerumitan penggunaan juga lebih sukar dibanding kelas terendah.

2. Kamera DSLR Nikon Kelas middle end untuk penghobi

D7100; D7000; D90; D80; D70s; D70
D600; D300s; D300; D200; D100

Segmen pasar pada kelas ini lebih tinggi dari sekedar untuk para pemula. Karenanya, kamera telah dilengkapi dengan fitur perekam video yang mampu menghasilkan rekaman video berkualitas tinggi. Kali ini Nikon telah memasang built in motor fokus. Karenanya, kamera ini cocok pula dipasangi dengan lensa jenis AF-D. Kecepatan yang ditawarkan untum mengambil foto juga lebih baik.

Body kamera middle end umumnya dirancang lebih besar. Hal ini karena teknologi yang digunakan sudah lebih lengkap dan membutuhkan tombol lebih banyak pada body kamera. Kamera ini dibuat untuk mereka yang telah mengerti teknik dasar fotogradi dan membutuhkan fitur lebih yang lebih canggih lagi. Bahkan LCD yang digunakan pun tidak hanya 1. Nikon menawarkan dua LCD, satu LCD tambahan berupa monokrom. Bahkan seri d600 telah mengadopsi sensor fullframe, sehingga menjadi kamera fullframe dengan harga murah.

3. Kamera DSLR Nikon Kelas high end untuk professional

D800; D800E; D700
D4; D3; D3x; D3s; D1; D1x; D2x; D2xs; D1h; D2h; D2hs

Kamera Nikon pada kelas ini mengklaim memiliki kualitas gambar terbaik dibanding kelas yang lain. Nikon bahkan menawarkan sensor full frame berkekuatan hingga 36MP. Untuk ukuran DSLR, sensor fullframe hingga 36MP merupakan yang terbesar. Dari segi bahan dan teknologi, tentu kelas high end adalah yang paling mutakhir.

Hal-hal yang perlu diingat tentang kamera Nikon :
  1. DSLR Nikon DX memiliki sensor APS-C, sedangkan FX memiliki sensor fullframe
  2. Body kamera Nikon DX dapat dipasangi semua jenis lensa. Sedangkan body Nikon FX hanya bisa menggunakan lensa FX. Jika dipaksakan menggunakan lensa jenis lain maka akan muncul vignet.
  3. Semua DSLR Nikon memiliki mounting jenis “F”. Bahkan lensa Nikon keluaran dulu yang masih menggunakan negatif film, masih cocok digunakan untuk body kamera keluaran sekarang.
  4. Body kamera DSLR Nikon di segmen low end (seri d3xxx & d5xxx) tidak dibekali motor focus, karenanya hanya cocok untuk lensa AF-S.
  5. Body kamera DSLR Nikon di segmen low end (seri d3xxx & d5xxx) hanya memiliki 1 LCD, sedangkan pada segmen yang lebih tinggi, telah ditambahi LCD monokrom di bagian atas kamera.
  6. Pada mounting Nikon, dikenal dua jenis lensa, yakni AF-S & AF-D
  7. Titik fokus kamera yang disediakan Nikon selalu lebih banyak dibanding Canon, di semua segmennya.
  8. Body kamera Nikon middle end dan high end telah dilengkapi dengan built in focus motor sehingga dapat menggunakan lensa jenis non AF-S. 
  9. Body kamera pada Nikon serti D4, D800 dan D600 tidak terbuat dari plastik pada umumnya, melainkan terbuat dari magnesium alloy
  10. Kamera Nikon yang dapat dilipat hanya terdapat pada seri D5xxx.
  11. DSLR Nikon di semua seri memiliki built in flash, kecuali pada Nikon untuk kelas high end seperti D4.
  12. Resolusi terbesar Nikon adalah 36MP yang terdapat pada Nikon D800 dan D800E.
Perbedaan masing-masing segmen pada kamera Nikon dapat dilihat pada tampilannya. Berikut beberapa contoh untuk diamati perbedaanya di masing-masing segmen kamera Nikon secara lebih spesifik. Kelas low end ditujukan untuk segmen entry level dan mid range atau para pemula. Kelas middle end ditujukan untuk segmen semi advanced dan advanced, atau kelas penghobi serta serius. Sedangkan kelas high end ditujukan untuk kelas semi professional dan para professional.